Inilah Aku
“mungkin ada yang ***** gga suka dari sikap *****”
berawal dari petikan kata itu ,, jadi obrolan (wacana) serius bagiku .. kemudian kuberanikan diri bertanya “kalo ***** ,, ada yang gga suka dari *****?”
sebenarnya rasa takut hadir dekat sekali denganku saatku layangkan pertanyaan itu ,, tapi aku butuh itu ,, aku berharap ini adalah hubungan yang berakhir sesuai dengan mimpiku .. hm sempat kau diam sejenak kemudian kau bilang “***** gga mao maksain kehendak” kuakui sulit memang berdiskusi denganmu dalam perihal seperti ini .. tapi kufikir dalam menjalani sebuah hubungan harus ada saling komunikasi apapun itu halnya .. sampai akhirnya secepat kilat terucap dari bibirnya “kalo ***** mao ***** kaya ***** khan gga mungkin” .. hm aku terdiam mendengar kalimat itu ,, dia memang sosok hebat yang mengisi hatimu tapi kutak ingin berlama-lama dalam perkara itu secepat kilat juga kubenahi hati dan fikiranku ,, “andai kau tau bukan tak ingin aku seperti itu ,, selama ini aku berusaha untuk terus memperbaiki kesantunanku dalam berpenampilan dan berperangai ,, tapi memang tak mungkin seperti dia yang selalu jadi mimpimu ,, aku akan tetap jadi aku ,, jadi biarkanlah aku menyayangimu dengan diri dan caraku seutuhnya ,, yang harus kau tahu aku akan selalu jaga hatimu dan berharap kaupun demikian –gumamku dalam hati-” -___- .. ^-^

Komentar
Posting Komentar