Kamu Itu Rumahku

kamu selalu mampu membuatku kembali

dulu sekali saat kamu pergi meninggalkanku ,, akupun memutuskan untuk pergi juga dari hidupmu ,, walau terseok-seok (kamu bisa membayangkannya bukan jika harus pergi dari orang yang kita sayangi) sampai satu waktu kamu memanggilku kembali menemanimu lewati hari ,, akupun menurut saja tanpa ada rasa kecewa bagaimana dulu tinggalkanku demi cintamu yang lain ,, tak berapa lama kau lakukan hal itu lagi demi orang-orang kesayanganmu ,, yang menurutmu harimu lebih berwarna jika dilewati bersama mereka bukan denganku ,, tak apa ,, aku relakan kepergianmu dan kemudian kau rasakan penat dengan mereka hingga kau memanggilku lagi untuk jadi kawan bicaramu dan lagi-lagi dengan senang hati aku iyakan permintaanmu ,, lalu setelah penatmu hilang hatimu kembali membaik kamupun pergi lagi entah kemana kini ,, dan akkupun se[erti biasa hanya bisa merelakanmu ..
heemm mungkin kamu lupa jika akupun manusia sama sepertimu ,, yang bisa merasakan penat ,, lelah ,, bahkan sungguh lelah melihat bagaimana kamu dengan sukasukamu memperlakukanku .. pernah satu waktu kumemutuskan untuk pergi dan mengacuhkanmu ,, tapi rindu tentangmu begitu erat mengikatku hingga akhirnya aku tak kemana-mana .. aku masih ditempat yang sama seperti 6 tahun lalu ,, yang jika kamu butuh apa-apa ,, aku akan jadi orang pertama yang selalu bilang "tenanglah DIA begitu menyayangimu ,, jadi dia takkan pernah membiarkanmu sendiri melewati hari" walau kau takkan pernah mendengarnya karena yang kau temukan hanya senyumku ^-^  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SIDANG SKRIPSI